Kabid Humas Polda Kepri; Pesan dari Bapak Kapolri, Keselamatan Rakyat Merupakan Hukum Tertinggi

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.IK., M.Si.
Batam – Jumlah penyebaran virus Covid -19 di Indonesia semakin meningkat, tanpa terkecuali di Provinsi Kepri, untuk itu kembali dihimbau kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran World Health Organization ( WHO), himbauan Pemerintah Republik Indonesia dan Maklumat Kapolri tentang antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid- 19, demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, Sabtu (27/3/2020).

Kata Kombes Pol Harry Goldenhardt S, Polda Kepri dalam mengimplementasikan Maklumat Kapolri telah melaksanakan Operasi Kemanusiaan Aman Nusa II Seligi 2020 dalam rangka mencegah, antisipasi, dan menanggulangi penyebaran Covid -19 yang mana operasi tersebut telah dimulai sejak tanggal 19 Maret yang lalu dan akan berlangsung selama 30 hari ke depan.

"Kita telah melakukan upaya Himbauan kepada masyarakat untuk tetap dirumah, dan upaya pencegahan dengan cara penyemprotan Disinfektan ditempat-tempat pelayanan Publik, tempat ibadah, Sekolah dan sebagainya ,tim medis Polda Kepri juga selalu melakukan trace bersama dengan dinas kesehatan terhadap ODP maupun PDP, dengan tujuan untuk melindungi masyarakat," tutur Kabid Humas Polda Kepri.

Lebih lanjut dikatakan, dikeluarkannya Maklumat Kapolri merupakan wujud kepedulian Polri kepada seluruh lapisan masyarakat terkait situasi yang berkembang serta mengamankan kebijakan pemerintah terkait dengan anjuran WHO tentang Physical Distancing.

"Bapak Kapolri telah menyampaikan bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi "Salus Populi Suprema Lex Esto"," ucapnya.

"Upaya terakhir yang dilakukan oleh Polda Kepri dan jajaran saat ini adalah dalam bidang penegakkan hukum, ancaman hukum pidana atau denda bagi orang yang melanggar ketentuan menurut Undang-undang nomor 4 Tahun 1984 pasal 14 tentang wabah penyakit menular, Undang-undang nomor 6 Tahun 2018 pasal 93 tentang Kekarantinaan Kesehatan, serta pasal-pasal di dalam KUHP yaitu pasal 212, pasal 214, Pasal 216 ayat (1) serta pasal 218," tutupnya. (Vic)

Untuk Pencegahan Wabah Virus Covid-19 di Prov. Kepri, PemprovAlokasikan Anggaran Hingga Rp.40 Miliar

Plt Gubernur H Isdianto.
Batam - Plt Gubernur H Isdianto mengatakan Pemprov Kepri akan mengalokasikan anggaran hingga Rp.40 miliar untuk penanganan dan pencegahan wabah Covid-19.

Untuk memenuhi angka itu, sejumlah kegiatan akan dialihkan, salah satunya dengan memotong anggaran perjalanan dinas, beberapa rapat koordinasi, pelatihan-pelatihan dan sejumlah kegiatan yang bisa ditangguhkan.

"Berapapun kebutuhan untuk penanggulangan dan pencegahan wabah Covid19 akan kita penuhi. Sementara ini kita alokasikan Rp40 miliar untuk seluruh Kepri," kata Isdianto di Ruang Kerjanya Graha Kepri, Batam, Kamis (26/3).

Isdianto mengatakan, Ia sudah memerintahkan Sekdaprov H TS Arif Fadillah untuk melakukan pergeseran anggaran untuk dialokasikan bagi penanggulangan dan pencegahan Covid19.

Menurutnya, pilihan pertama adalah memangkas perjalanan dinas seluruh OPD, beberapa acara yang bisa ditunda. Setelah itu pada kegiatan kegiatan yang bisa ditangguhkan. TAPD Pemprov pun sudah melalukan rapat dengan Banggar DPRD Kepri.

"Tentu harus tetap berpedoman pada aturan. Terutama Permendagri terbaru dalam mengalokasikan anggaran untuk Covid19," kata Isdianto.

Isdianto menambahkan, dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pekan ini, perintah relokasi APBD untuk penanganan covid19 menjadi prioritas. Isdianto pun meminta pemerintah kabupaten kota juga mengalokasikan anggaran penanganan ini. Sehingga bisa secara bersama-sama memenuhi pembiayaan untuk penanganan covid19.

Selain mengalokasikan anggaran, Isdianto menekankan pentingnya peran seluruh masyarakat mematuhi imbauan pemerintah dan lembaga keagamaan dalam upaya mencegah penyebaran virus ini. Terutama social distancing atau physical distancing.

Untuk pencegahan penyebaran Covid-19, Plt Gubernur Kepri Isdianto sebelumnya juga sudah mengeluarkan edaran tentang peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap resiko penularan covid19 di Kepri.

Edaran bernomor 440/500/B.EKO-SET/2020 itu sebagai upaya aktif untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembangan Virus Corona. Edaran bersama itu disampaikan kepada seluruh Pimpinan BUMN, Pimpinan BUMD, Pimpinan Perusahaan Swasta dan Pengelola/Penanggungjawab Tempat Usaha yang berada di wilayah Kepulauan Riau.

“Kita ingin semuanya melaksanakan kegiatan deteksi, pencegahan, respon dan antisipasi penularan infeksi virus corona di lingkungan perusahaan masing-masing,” kata Isdianto.

Dalam edaran itu, semua komponen di Kepri untuk melaksanakan  sosialisasi resiko penularan infeksi virus corona beserta upaya pencegahannya dan pengendalian di lingkungan perusahaan masing-masing. Tentu sosialisasi itu sesuai protokol kesehatan penanggulangan COVID-19.

Seperti dengan menyediakan  sarana berupa air mengalir dan sabun antiseptik/Hand Sanitizer di lingkungan kerja. Juga melaksanakan deteksi suhu badan dengan menggunakan Thermal Gun di lingkungan kerja.

Selain itu, semua diminta untuk menjaga area perusahaan dan lingkungan kerja agar tetap bersih dan higienis, dengan menyemprotkan desinfektan sesuai kebutuhan.
Isdianto juga minta semua badan usaha untuk mengatur sistem kerja yang efektif bagi karyawan dan menerapkan prinsip Social Distance dalam beraktivitas.

Isdianto juga menekankan kepada pengelola tempat hiburan seperti Tempat Karaoke, Klub Malam/Diskotik, Griya Pijat/Massage/Spa, Arena Permainan Ketangkasan dan tempat hiburan lainnya agar melakukan pengaturan jam operasional berupa penutupan sementara. Jadwal penutupan sementara dapat mempedomani kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Bupati/Walikota masing-masing.

"Untuk tempat usaha lainnya seperti Pusat Perbelanjaan/Swalayan/Pertokoan, Rumah Makan/Restoran, Pusat Kuliner serta Kedai Kopi agar memperhatikan hal-hal antara lain: mengatur jarak tempat duduk pelanggan dan jarak antrian di kasir, membatasi jumlah pelanggan serta mewajibkan pelayan dan karyawan menggunakan masker,".

Badan usaha juga diminta Isdianto untuk melakukan koordinasi dan melaporkan kepada Posko Kesehatan setempat, apabila ditemukan gejala terjadinya infeksi Virus Corona di lingkungan kerja.

"Perhatikan dan taati Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19," pesan Isdianto. (Vic)

Percepat Penanganan Wabah Virus Covid-19, Kapolda Kepri Kunker kekabupaten Karimun

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, SIK saat menjalani pemeriksaan suhu tubuh di Mapolres Karimun,  Jum'at (27/3).
Karimun – Dalam rangka gugus tugas percepatan penanganan Virus Covid-19, Kapolda Prov. Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto didampingi Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Yerry Oskag melakukan Kunjungan Kerja (kunker)  ke Tanjung Balai Karimun.

Kapolda bersama rombongan tiba Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Sei Bati, Karimun pada pukul 10.30 Wib, Jum’at (27/3/2020).

Kegiatan kunjungan kerja tersebut, kedatangan Kapolda dan rombongan disambut Bupati Karimun Dr. H Aunur Rafiq, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto dan para Komandan TNI di Kabupaten Karimun dan Forkopimda Kabupaten Karimun.

Kegiatan asistensi itu dilakukan di Rupattama Polres Karimun.

Pada saat Kapolda Kepri tiba di Polres Karimun, sterilisasi dilakukan dengan cara penyemprotan disinfektan di ruang khusus yang sebelumnya telah disiapkan dan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh.

Dalam kegiatan asistensinya, Kapolda Kepri memberikan arahan kepada Forkopimda tingkat II untuk menyikapi tentang perkembangan pencegahan penyebaran covid-19 dan apa saja yang harus dikerjakan.

Kapolda Kepri juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga batas fisik atau physical distancing dalam beraktivitas sehari-hari.

"Mari kita bersama-sama melakukan pencegahan dari langkah preventif dan preemtif, salah satunya physical distancing. Jika tidak penting, baiknya jangan keluar rumah. Kami juga sudah melengkapi sentra pelayanan publik dalam pencegahan penyebaran wabah covid-19, seperti yang sudah dilaksanakan di Polres Karimun," ujar Kapolda Kepri.

Setelah kegiatan asistensi di Polres Karimun dilakukan, Kapolda Kepri kemudian melaksanakan tinjauan ke Posko Ops Aman Nusa II di pelabuhan domistik dan internasional dan posko Indoor GOR Badang Perkasa.

Kunjungan itu untuk melakukan peninjauan terhadap tempat isolasi TKI yang dideportasi dari Malaysia.

Kemudian sekira pukul 15.00 Wib, Kapolda Kepri beserta rombongan meninggalkan Bandara Raja Ali Haji Abdullah Karimun menuju ke Batam. (Vic)

Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Bupati Natuna Serahkan APD dan BantuanPangan di Kecamatan Serasan Subi

Natuna – Kunjungan kerja Bupati Natuna Hamid Rizal M.Si ke Kecamatan Serasan dan Subi, dalam rangka sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, dan penyerahan alat pelindung diri (APD) Rapid tes, obat obatan kepada Satgas Covid-19 (tenaga medis), dan penyerahan bantuan pangan untuk masyarakat. Rabu (1/4).

Bantuan tersebut bertujuan memperlancar tugas,covid-19, disetiap kecamatan. Sejurus penyerahan bantuan pangan bagi masyarakat ekonomi lemah. Diserahkan secara simbolis kepada ketua gugus Covid 19 yaitu perlengkapan medis berupa 5 APD, rapid tes, obat obatan, beras serta uang. “Tugas kita, agar mematuhi protap yang telah diberlakukan. Jaga kebersihan, jaga jarak, jangan keluar rumah, jika tidak ada keperluan mendesak”. Tegas Hamid.

Pada kesempatan itu, Hamid juga menghimbau untuk menasehati anak – anak tidak keluar rumah dan mempergunakan bantuan yang diserahkan sebaik mungkin. “ Tugas team Covid di daerah sangat berat, termasuk para medis,” ujarnya.

Camat Serasan, Wendryady dalam sambutannya mengatakan, dua kecamatan di serasan telah membentuk satgas Covid -19. Semenjak penugasan telah memulangkan dua warga negara asing ke negara masing-masing.

Dikatakan Wendriady lebih lanjut, saat ini 2 orang PDP dan 12 orang ODP, hasil tes telah dilakukan Dinkes, keduanya dinyatakan negatif. Untuk diketahui, persediaan beras di kecamatan Serasan, sekitar 60 ton, untuk, Bahan Bakar Minyak (BBM) diperkirakan untuk 1 minggu lagi.

Pada Waktu bersamaan, Kepala dinas Kesehatan Natuna, Rizal Rinaldy menyebutkan untuk APD, dan perlengkapan lainnya, masih tahap dalam pengiriman. Mengingat barang tersebut inden. “Diperkirakan barang akan sampai di Natuna pada tanggal 10 yang akan datang, dan akan kita distribusikan langsung ”.

Rizal Rinaldy juga mengatakan pemerintah pemkab Natuna mengedepan kesiagaan. Alat Pelindung Diri (APD) yang ada saat ini diserahkan dulu, antisipasi hal-hal tidak diinginkan. “Bertujuan apabila ada pasien terpapar virus Covid-19, tenaga medis di Kecamatan serasan yang sangat jauh dari kota Ranai, sudah tidak ada rasa keraguan dan atau takut untuk menangani. “Jelasnya.

Sumber : Berita Nusantara News

Kapolda Kepri : Dengan nilai Ibadah Qurban kita tanamkan semangat dan ketulusan pengabdian

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian

Batam, Dinamika Kepri - Sholat Idul Adha yang dilaksanakan di Masjid Al-Halim Polda Kepri adapun tema Idul Adha adalah "Dengan nilai Ibadah Qurban kita tanamkan semangat dan ketulusan pengabdian guna mewujudkan Polri yang Promoter" Sholat Idul Adha dilaksanakan pada pukul 07.00 wib diikuti oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH,WakapoldaKepri, KetuaBhayangkari Daerah Kepribeserta para pengurus, IrwasdaPoldaKepri, Para pejabatutamaPoldaKepri, Para Pamen, Pama, Bintaraserta Pns PoldaKepri.

Selesai melaksanakan SholatIdul Adha, Kapolda Kepri beserta rombongan dan Jemaah lainnya lalu melaksanakan Halal Bihalal dan Penyembelihan Hewan Kurban dilapangan Kolam Pancing Ikan Polda Kepri, Jumat (1/9/2017).

Dalam sambutan Kapolda Kepri menyampaikan Hari Raya Idul Adha memiliki nilai-nilai dan semangat yakni kerelaan dan keiklasan mengorbankan sesuatu yang kita memiliki dan kita cintai demi kepentingan yang lebih besar.

Sesungguhnya semua hal yang kita miliki dan semua nikmat yang kita rasakan pada hakikatnya merupakan titipan dan amanah dari Tuhan YME. Pelaksanaa ibadah kurban yang kita laksanakan memberikan pesan penting bahwa pengorbanan apapun yang dilakukan dengan ikhlas semata-mata mengharapkan Ridho Allah SWT disertai sabar dan Tawakkal, pada akhirnya akan mendapatkan balasan berlipat ganda yang lebih baik dari Tuhan YME.

Kita tidak hanya memaknai ibadah Kurban sebatas penyembelihan hewan dan membagi-bagikannya pada saudara-saudara kita yang berhak, tetapi lebih dari itu, pada hakikatnya ada makna filosofis yang perlu kita gali dibalik peristiwa besar tersebut, dalam ibadah kurban terdapat nilai-nilai sosial kemanusian.

Selain penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha dikaitkan dengan ibadah Haji bagi yang mampu dan memenuhi syarat, melalui ibadah Haji, Nabi Ibrahim Alaihisalam memberikan teladan bahwa kedudukan manusia dihadapan Allah SWT adalah sama tidak ada yang membedakan kecuali kualitas Iman dan Taqwanya.

Jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1438 H di Polda Kepri berjumlah 13 Ekor Sapi, 4 ekor Kambing, daging hewan tersebut akan di bagikan serta didistribusikan kepada PHL Polda Kepri, PNS Polda Kepri, para pegawai serta staff Masjid Al- Halim Polda Kepri, para Cleaning Service Polda Kepri, Masyarakat di sekitaran Polda Kepri, dan 20 Masjid disekitaran wilayah Polda Kepri. (Ril)

Disalin dari :Dinamika Kepri.com